Biaya seorang karyawan di Japan (2026)
Biaya nyata seorang karyawan bagi pemberi kerja di Japan: gaji kotor ditambah iuran sosial wajib dari pemberi kerja.
Dengan gaji kotor JPยฅ336.000 per bulan di Japan, pemberi kerja membayar total sekitar JPยฅ387.240 setelah ditambahkan iuran sosial wajib pemberi kerja sebesar 15,3% di atas gaji kotor.
Iklan
Cara gaji dikenakan pajak di Japan
Pajak penghasilan di Japan bersifat progresif: tarif marjinal naik dari 5% hingga 45% seiring pertumbuhan penghasilan.
Karyawan juga membayar iuran sosial sekitar 14.63% dari gaji kotor.
Tunjangan bebas pajak sekitar JPยฅ1.270.000 per tahun dikurangi sebelum pajak penghasilan.
Tarif PPN standar adalah 10%.
| Penghasilan kena pajak tahunan | Tarif pajak |
|---|---|
| Hingga JPยฅ1.950.000 | 5% |
| Hingga JPยฅ3.300.000 | 10% |
| Hingga JPยฅ6.950.000 | 20% |
| Hingga JPยฅ9.000.000 | 23% |
| Hingga JPยฅ18.000.000 | 33% |
| Hingga JPยฅ40.000.000 | 40% |
| JPยฅ40.000.000 ke atas | 45% |
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa biaya untuk mempekerjakan seseorang di Japan?
Selain gaji kotor, pemberi kerja di Japan membayar iuran sosial wajib. Total biaya mempekerjakan adalah gaji kotor ditambah iuran pemberi kerja tersebut.
Apakah iuran pemberi kerja sama dengan potongan gaji?
Tidak. Iuran pemberi kerja dibayar oleh perusahaan di luar gaji kotor, sedangkan potongan karyawan (pajak penghasilan dan iuran sosial) dikurangkan dari gaji kotor sehingga tersisa gaji bersih yang diterima.
Tarif iuran pemberi kerja bersifat perkiraan dan mungkin dibatasi atau berbeda menurut wilayah dan sektor.
Estimasi perkiraan 2026. Model disederhanakan, verifikasi sebelum mengandalkannya. Bukan saran pajak.
Tarif diperbarui Juni 2026