Biaya seorang karyawan di Malaysia (2026)
Biaya nyata seorang karyawan bagi pemberi kerja di Malaysia: gaji kotor ditambah iuran sosial wajib dari pemberi kerja.
Dengan gaji kotor MYR 3.441 per bulan di Malaysia, pemberi kerja membayar total sekitar MYR 3.930 setelah ditambahkan iuran sosial wajib pemberi kerja sebesar 14,2% di atas gaji kotor.
Iklan
Cara gaji dikenakan pajak di Malaysia
Pajak penghasilan di Malaysia bersifat progresif: tarif marjinal naik dari 1% hingga 30% seiring pertumbuhan penghasilan. Karyawan juga membayar iuran sosial sekitar 11.5% dari gaji kotor. Tunjangan bebas pajak sekitar MYR 16.000 per tahun dikurangi sebelum pajak penghasilan. Tarif PPN standar adalah 8%. Sebagai contoh, gaji kotor sebesar MYR 3.441 per bulan menyisakan sekitar MYR 3.020 bersih, setelah MYR 26 pajak penghasilan dan MYR 396 iuran sosial, yaitu tarif potongan efektif sebesar 12.25%.
| Penghasilan kena pajak tahunan | Tarif pajak |
|---|---|
| Hingga MYR 5.000 | 0% |
| Hingga MYR 20.000 | 1% |
| Hingga MYR 35.000 | 3% |
| Hingga MYR 50.000 | 6% |
| Hingga MYR 70.000 | 11% |
| Hingga MYR 100.000 | 19% |
| Hingga MYR 400.000 | 25% |
| Hingga MYR 600.000 | 26% |
| Hingga MYR 2.000.000 | 28% |
| MYR 2.000.000 ke atas | 30% |
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa biaya untuk mempekerjakan seseorang di Malaysia?
Selain gaji kotor, pemberi kerja di Malaysia membayar iuran sosial wajib. Total biaya mempekerjakan adalah gaji kotor ditambah iuran pemberi kerja tersebut.
Apakah iuran pemberi kerja sama dengan potongan gaji?
Tidak. Iuran pemberi kerja dibayar oleh perusahaan di luar gaji kotor, sedangkan potongan karyawan (pajak penghasilan dan iuran sosial) dikurangkan dari gaji kotor sehingga tersisa gaji bersih yang diterima.
Tarif iuran pemberi kerja bersifat perkiraan dan mungkin dibatasi atau berbeda menurut wilayah dan sektor.
Estimasi perkiraan 2026. Model disederhanakan, verifikasi sebelum mengandalkannya. Bukan saran pajak.
Tarif diperbarui Juni 2026